Welcome

Written on Sunday, November 9, 2008 at Sunday, November 09, 2008.

Mungkin tiada pernah sekali pun aku ketahui gimana rasanya
segala yang telah engkau lalui.
Ada liku-liku jangan yang terlalu sukar untuk dilalui
ada juga jalan yang seenak-enaknya telah di aspal
dan kau tempuh dengan pantas.
Tarian hati mulai membakar semua rasa, karena saudaramu
Kau tidak mungkin bisa merasakan kehilangan,kesakitan,
kepayahan,ketakutan yang para wanita dan si bocah ngerasakan
Maka karena itu kau menjadi apa yang membuat kau mati
Sungguh tiada mereka mengerti setiap hari yang ditanggung.
Matinya ahli keluarga, si bayi menangis kehausan akan susu dari sang ibu
si istri menangis kekakutan saat dia butuhkan perlindugan
dari sang suami.
Kejam, sifat manusia yang bertopengkan syaitan.
Wahai saudara-saudaraku, sesungguhnya nyawa mu
bagaikan pertaruhan demi memperjuangkan
saudaramu yang dalam kesakitan.
Hidupmu karena saudara-saudaramu
matimu demi untuk menghidupkan mereka yang dalam kesakitan disana.
Tiada lain bisa ku titipkan buat mu yang jauh disana
hanya doa dariku diantara puluhan juta umat yang mengiringgi 
kepergianmu.Terima kasih ku-ucapkan untuk kalian
yang perjuangkan segalanya buat saudara-saudara kita.



Archives

♥ June 2008
♥ July 2008
♥ August 2008
♥ September 2008
♥ October 2008
♥ November 2008
♥ December 2008
♥ January 2009
♥ February 2009
♥ April 2009
♥ January 2010


Credits

Layout by Yoyo
Image from: Amuca